Kedokteran Nuklir Ramah Lingkungan
Bagi sebagian orang, teknologi nuklir dapat memunculkan perasaan ngeri dan takut. Hal ini dapat difahami karena memang teknologi ini muncul ke pentas peradaban dalam sosok yang mengerikan di Hiroshima dan Nagasaki. Padahal sebenarnya teknologi nuklir telah memberikan kontribusi besar dalam kehidupan baik secara langsung maupun tidak langsung di bidang kesehatan, energi, industri, pertanian, pertambangan dan sebagainya.
Di bidang kesehatan, teknologi nuklir telah memberikan kontribusi besar dalam pencitraan (imaging) organ tubuh. Dilaporkan bahwa di Jepang nilai ekonomi pencitraan organ tubuh menggunakan nuklir mencapai 1,1 milyar dollar AS, sedangkan di Amerika Serikat mencapai 2,1 milyar dollar AS. Radioisotop teknesium-99m merupakan radioisotop utama di bidang pencitraan nuklir dengan porsi kontribusi sekitar 80%. Hal ini didasari oleh sifat radioisotop teknesium-99m yang memiliki waktu paruh yang pendek hanya 6 jam, hanya memancarkan radiasi gamma dengan energi rendah sebesar 140 keV, tidak memancarkan partikel bermuatan dan dapat diperoleh dalam bentuk bebas pengemban. Oleh karenanya radioisotop ini dapat digunakan untuk pencitraan dengan dampak radiasi yang kecil bagi tubuh. Saat ini radioisotop ini telah digunakan untuk pencitraan jantung, otak, ginjal, hati dan tulang untuk menemukan kelainan kelainan yang ada di dalamnya.
(more…)